Saturday, June 16, 2007

Last Holidae as Undergrad Student, Part III: Tour de Java & Me

Ini kali ketiganya saya melakukan acara tour de Java rute: Bali-Surabaya-Jokja-Bandung-Bali. Objective dari acara ini adalah untuk mengunjungi adik2 kembarku dan Si Sur jika sahaya libur dan mereka tidak ada di Bali. Waktu optimum yang diperlukan untuk proses (baca: acara) ini kurang lebih satu minggu tergantung dari Cycle Time di tiap daerah yang dikunjungi (baca: permintaan lama kunjung untuk bergerak ke tempat lain). Sarana dan prasarana yang diperlukan dalam acara ini (baca: transport) umumnya rute Bali-Sby dengan bus (biasanya ini Peak Time dari proses), Sby-Jkj dengan kereta api, Jkj-Bdg dengan kereta api dan Bdg-Bali ditempuh dengan travel (Bdg-Jkt) dan pesawat (Jkt-Bali). Sori ngomongnya terlalu technical, mungkin pengaruh beberapa hari ini kerja di pabrik =P.

Ketika saya liburan, si kembar biasanya approaching minggu2 menjelang ujian, jadi biasanya hari tenang dan mereka libur. Ini kesempatan bagus buat Sang Kakak yang tampan untuk datang dan dianter kemana2, provided mereka sudah belajar buat ujian (tapi tidak begitu kenyataannya =P). Sebut saja di Jokja di tempat kos Nala, daku malah hampir menamatkan Devil May Cry 3 dalam kurang dari 1.5 hari padahal dia sedang mempersiapkan ujian (^_^!). FYI, orang kembar tidak selalu memiliki karakter yang sama.. Ini dapat tercermin dari kamarnya -orang bilang kamar seseorang mencerminkan kepribadiannya- (see pict above)

Setelah melihat si Kembar di Sby (ITS) dan Jkj (UGM) pergilah saya ke Bdg, dimana pada saat itu bertepatan dengan Long weekend Vesak Day (emang sengaja dicari sih). Seperti biasa, wisata yang ada di Bandung yang terkenal hanya Wisata Belanja, Mall dan Bioskop, jadi sudah acara rutin saya dan Si Sur nonton. Pirates Caribean, Nagabonar jadi 2 dan 1 film korea GJ dapat dihabiskan dalam 2 hari. Tetapi beruntungnya deket2 Bandung masih ada juga wisata alam, dimana terdapat danau dan sepanjang jalan perkebunan teh -Situpatenggang-.



Are we Cute? =P


Kebun Teh

Wednesday, June 13, 2007

1st Working Dae

Hanya beberapa poin yang ingin kusampaikan sebagai first impression: Pakaian Seragam, Olahraga Pagi, Japanese Anthem, Banyak Pintu, Strictly Confidential, Dikasi Laptop, Very Huge Company, 8am-5.30pm, Bos Japanese, Makan di Kantin pake slot. 2x Tea Break.

Oh ya, besok Kemis sudah diajak ke Batam, gak tau setelah itu langsung menetap disana atau ndak... huhuhuhu

Tuesday, June 12, 2007

Menghapus Jejakmu: Nice Combination of Ariel & Dian


MENGHAPUS JEJAKMU

Ku terus melangkah melupakanmu
Lelah hati perhatikan sikapmu
Jalan pikiranmu buatku ragu
Tak mungkin ini tetap bertahan

Perlahan mimpi terasa mengganggu
Kucoba untuk terus menjauh
Perlahan hati kuterbelenggu
Kucoba untuk lanjutkan hidup...

Engkau bukanlah segalaku
Bukan tempat 'tuk untuk hentikan langkahku
Usai sudah semua berlalu
Biar hujan menghapus jejakmu

Lepaskan segalanya...
Lepaskan segalanya...




Lagu favorit selama daku liburan kemaren... Si Papa selalu menyetel album PeterPan keras2 di mobil, mau gak mau harus suka hehehehe!

Monday, June 11, 2007

Last Holidae as Undergrad Student, Part II: Alwyn-Jacklyn & Me


Rombongan pertama yang datang adalah Alwyn -teman Malaysian ku yang kenal waktu ngerjain project ProfComm- bersama cwnya si Jacklyn. Ini kali pertamanya ada temen NTU yang non Indo nginep di rumah sahaya (anggap Supervisor IA gak diitung temen NTU). Good to have them came to my home bcoz they give me nu experiences in exploring Bali.

Karena dari jauh2 hari mereka sudah merekues akan melakukan Water Sports dan Rafting di Bali, jadi kukontak2 aja channel2 yang ada di Bali, akhirnya ketemu Pak Putu yang memberi kita harga 'spesial' untuk melakukan 2 aktifiti ini. Bayangkan sahaja, 1 paket Water Sports (Scuba Diving, Flying Fish dan Parasailing) cuma Rp 350 Rebu dan Rafting di Sungai Karangasem-Klungkung sepanjang 12 km hanya diganti dengan kocek Rp 200 Rebu. Dan jujur saja kedua aktifiti ini baru sahaja saya coba.. Liburan yang agak menguras kocek sih, tapi I tell u , It's really worthed. Even aku yang asli Bali pun merasa begitu... Orang2 jauh2 dari pelosok dunia ke Bali masa aku yang lokal belum pernah nyoba, pikirku.

Scuba Diving (u will see pict above) cuma memakan waktu 1 jam (setengah jam buat perjalanan dengan boat, pengarahan, latian nafas, safety instruction dll, dan setengah jam sisanya buat diving itself), tetapi sangat menyenangkan dimana kita diberi 2 potong roti untuk memberi makan ikan dibawah sana sambil berkeliling dan terkadang berpegangan di terumbu karang. Parasailing bisa membuat kita melihat lekukan Pulau Bali dari atas sana sambil memacu adrenalin :P, sedangkan Flying Fish ini lebih ke view dan speed feel.

Rafting atau Arung Jeram dilakukan di Sungai alami dan medan rintangan alami pun disediakan. Arus sungai yang cukup deras, Tebing bebatuan yang sesekali menciprati kita dengan tetesan air yang jatuh, jembatan bambu penyebrangan, pemandangan kehidupan para petani serta 3 kali "jump" dengan tetap di atas boat (7m, 4m dan 2m jump) (^_^!). Tidak hanya itu, di kilometer 6 perjalanan kita disuguhi pemandangan air terjun dimana kita bisa berhenti dan 'take picture' disana. It's really amazing man!

Yang terbaik untukku adalah merasakan kepuasan dua tamuku menikmati Bali. Si Alwyn yang berkali2 mengagumi keindahan lukisan Bali dan ujung2nya akhirnya membeli lukisan di Pasar Seni Sukawati seharga Rp 20 Rebu per lukisan (WTF, so cheap! I dunno how the seller can life wif that). Si Jacklyn yang berniat membeli layang2 Bali (gak tau jadi beli ato kagak) yang berniat diterbangkannya di area bebas HDB seperti Pantai East Coast ataupun Sentosa, meskipun kutahu agak sedikit impossible menerbangkan layang2 kain segede gambreng begitu di Spore (^_^!). Last but not least, don't compare Sentosa wif Kuta, Sanur or Dreamland :P (It's a retorical question).



Jacklyn & Alwyn sebelum mencoba Water Sport


Daku habis Flying Fish


Suasana Rafting

Last Holidae as Undergrad Student, Part I: Balinese Tradition & Me

Yo... Akhirnya kembali lagi ke Singapore setelah kurang lebih 3-4 minggu liburan di Bali -my hometown-. Liburan kali ini agak2 spesial soalnya ini adalah libur terakhirku sebagai Undergraduate Student di NTU. Dari alokasi waktu 3-4 minggu itu sudah dilakukan perencanaan bahwa ada 2 rombongan temen2 akan ke Bali. Yang pertama adalah pasangan Alwyn dan cwnya. Rombongan kedua adalah rombongan anak2 Katrok Indo MAE NTU. Di tengah2 itu diselipkan kunjungan wajib Tour de Java (Sby-Ygy-Bdg) untuk mengunjungi adik2ku dan Mbak S.

Tentu saja kalo balik ke Bali aku tidak berlibur just for fun only, sebagai anggota keluarga dan orang Bali yang baik saya harus melakukan banyak ritual2 tertentu, seperti mengunjungi keluarga2 sepupu yang masih dalam satu keluarga besar, sembahyang ke tempat2 leluhur dan kalo pas ada upacara adat hendaknya menghadirinya (Biasanya hampir setiap kali pulang Bali ada sih). Pada liburan kemaren saya menyempatkan diri untuk Sembahyang ke Puncak Sari dan mengadakan "Otonan" untuk diri saya sendiri.

Yang unik dari 2 kegiatan ini adalah acara Otanan diri sahaya. Otonan (dari asal kata Weton) adalah salah satu wujud Manusa Yadnya adat Bali dan Hindu yang diadakan 210 hari sekali yang bertujuan untuk mengucapkan syukur pada Tuhan YME. Gampangnya, acara ini hampir sama dengan acara Ulang Tahun, cuman bedanya diselenggarakan setiap 210 hari sekali (6 bulan penanggalan Bali). Untuk orang Bali, acara ini biasanya dilakukan dengan membuat banten (sesajen), diisi dengan doa2 mohon keselamatan buat orang yang Otonan dan terkadang mengundang teman2 dan famili dekat. Karena saya sudah hampir 8 tahun hidup di rantau, sangat jarang Otonan saya jatuh pada saat saya libur... Jadi kesempatan ini sangatlah langka. Kalo diitung2 mungkin ini Otonan saya yang ke 40 something.

Satu hal yang saya lain dari biasanya adalah Sesajen yang dihaturkan waktu acara Otonan ini sudah mulai kearah simplicity dan modernisasi tanpa mengurangi makna acara. Liat saja perbandingan Banten Otonan standar dengan Banten yang saya pakai di Otonan kemaren di gambar bawah. Satu hal yang ketara adalah penggantian Ayam Betutu (ayam bumbu Bali) dengan KFC sebagai daging yang ada didalam Sesajen :P.